aku melepaskan diri dari
rangkaian bias pelangi
angin menghembus membawaku
pergi dan luruh di tepi
kali
: kuwarnai bunga dan kupu-kupu,
kugores dinding sungai
dan batu-batu
angin terus kembara
hingga melintasi gerbang kota
kupulas lembar cita, adi busana,
selendang, dan untaian permata
angin masih juga berlari
kutiup kembali warna pada tirai,
lilin, kembang kertas, dan
sejuta puisi
: aku pun ingin terbang
pulang kembali
tetapi hujan telah lama reda
ternyata, lengkung sendu
bianglala kini tak ada....
Agats - Asmat, 26 Maret 2010
rangkaian bias pelangi
angin menghembus membawaku
pergi dan luruh di tepi
kali
: kuwarnai bunga dan kupu-kupu,
kugores dinding sungai
dan batu-batu
angin terus kembara
hingga melintasi gerbang kota
kupulas lembar cita, adi busana,
selendang, dan untaian permata
angin masih juga berlari
kutiup kembali warna pada tirai,
lilin, kembang kertas, dan
sejuta puisi
: aku pun ingin terbang
pulang kembali
tetapi hujan telah lama reda
ternyata, lengkung sendu
bianglala kini tak ada....
Agats - Asmat, 26 Maret 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar